IMPLEMENTASI METODE K-MEANS UNTUK KLASTERISASI LAHAN PERTANIAN STRAWBERRY DI DAERAH SUBANG BERBASIS IoT(INTERNET OF THINGS)
This Abstract has been read 812 times
Abstrak
Tingkat keasaman, kelembaban dan suhu udara pada tanah berpengaruh besar dalam pertumbuhan tanaman strawberry maka dari itu sangat dibutuhkan sebuah alat untuk mengetahui tingkat keasaman, kelembaban tanah ditambah suhu udara dan sistem klasterisasi tanah pertanian yang cocok untuk tanaman strawberry agar bisa dijadikan rujukan dalam merekomendasikan daerah mana saja yang cocok ditanami strawberry di lahan pertanian para petani di Daerah Subang.
Data-data yang diproses oleh sistem didapatkan dari penelitan langsung ke lapangan dan pengambilan sampel tanah ke setiap titik daerah yang sudah ditentukan oleh penulis dengan berbagai pertimbangan mulai dari jenis dataran, suhu dan tingkat kekeringan tanahnya, data yang didapatkan adalah hasil dari sensor yang ditanamkan kedalam mikrokontroler dan disambungkan melalui sebuah jaringan hotspot dari smartphone lalu diproses menggunakan algoritma k-means clustering sehingga bisa diinputkan kedalam database menggunakan platform node-red. Data yang sudah masuk kedalam database bisa langsung diproses/dihitung dengan metode k-means yang sudah penulis tanamkan di dalam sistemnya, dan hasil akhir dari sistem ini kita bisa melihat hasil klasterisasi dari data yang sudah diproses oleh sistem menjadi 3 klaster dan penulis menggunakan 2 buah board mikrokontroler dan 3 sensor, untuk board mikrokontroler penulis memakai Arduino uno dan Node mcu ESP8266, untuk sensor penulis memakai sensor kelembaban tanah (soil moisture) dari China, sensor pH probe/ pH tanah , dan sensor suhu (DHT11) produk lokal dari Indonesia.
Sistem yang dibangun menghasilkan klaster area pertanian yang cocok untuk budidaya tanaman strawberry.
Keywords: Internet of Things, K-Means Clustering, Node Red, Strawberry
CITATIONS
Unduhan
Referensi
Aryuni, M. (2018, Juli 17). Binus University. Diambil kembali dari Binus University: https://sis.binus.ac.id/2016/12/15/tahap-tahap-data-mining/
Ashton, K. (2009). Internet of Things.
Budiharto, W. (2010). Robotika - Teori dan Implementasinya. Yogyakarta: Andi.
Caesar, Y. P., Isnawaty, & Aksara, L. M. (2016). Rancangan Bangun Prototype System Monitoring Kelembaban Tanah Melalui SMS Berdasarkan Hasil Penyiraman Tanaman "Studi Kasus Tanaman Cabai dan Tomat". Semantik, 97-110.
Dhuhita, W. M. (2015). Clustering Menggunakan Metode K-means Untuk Menentukan Status Gizi Balita. Jurnal Informatika, 14.
Fatoni, A., & Rendra, D. B. (2014). Perancangan Prototype Sistem Kendali Lampu Menggunakan Handphone Android Berbasis Arduino. Jurnal PROSISKO, 23-29.
Hikmatullah, Tafakresnanto, C., Sholeh, Budiman, C., Muslihat, L., S, K., . . . Sudiarto. (2015). Atlas Peta Pengembangan Kawasan Padi Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat. Kementrian Pertanian, 8.
Jansen, C. (2013). Internet of Things (IoT). Diambil kembali dari Internet of Things (IoT): https://www.techopedia.com/definition/28247/internet-of-things-iot
Larose, D. T. (2004). Discovering Knowledge in Data : An Introduction to Data Mining. New Jersey: John Wiley & Son, Inc.
Meivaldi, R. (2018). Sistem Pengecekan pH Tanah Otomatis Menggunakan Sensor pH Probe Berbasis Android dengan Algoritma Binary Search.
Mineraud, J., Mazhelis, O., Su, X., & Tarkoma, S. (2016). A Gap Analysis of Internet-of-Things Platform.
Mulyaningsih, S., & Djumali. (2014). Pengaruh Kelembaban Tanah Terhadap Karakter Agronomi, Hasil Rajang Kering dan Kadar Nikotin Tembakau (Nicotiana Tabacum L; Solanaceae) Temanggung Pada Tiga Jenis Tanah. Berita Biologi, 1-11.
Muningsih, E., & Kiswati, S. (2015). Penerapan Metode K-means untuk Clustering Produk Online Shop dalam Penentuan Stok Barang. Jurnal Bianglala Informatika, 11.
Rahayu, W. (2017). Kajian Etnobotani Potensi Tanaman Obat di Desa Buniara Kecamatan Tanjungsiang Kabupaten Subang.
Riadi, M. (2018, 04 30). Kajian Pustaka. Diambil kembali dari Kajian Pustaka: https://www.kajianpustaka.com/2017/09/data-mining.html
Sambudi, E. A. (2014). Purwarupa Pemantau Debit Air PDAM Menggunakan Sensor Aliran Air G1/2 Berbasis Arduino Uno.
Saputro, I. A., Suseno, J. E., & Widodo, C. E. (2017). Rancang Bangun Sistem Pengaturan Kelembaban Tanah Secara Realtime Menggunakan Mikrokontroler dan Diakses di Web. Youngster Physics Journal, 40-47.
Tan, P.-N., Steinbach, M., & Kumar, V. (2006). Introduction to Data Mining. 490.
Turban, Rainer, & Potter. (2005). Introduction to Information Technology. 20.
Xu, R., & Wunsch, D. C. (2009). Clustering. Canada: IEEE Press.
Usep Tatang Suryadi
STMIK Subang




